Home / banten

Sabtu, 20 Juli 2024 - 18:30 WIB

Miliki dua kader mantan kepala daerah, Demokrat malahan dukung kader Gerindra di Pilgub Banten

DPP Partai Demokrat secara mengejutkan memberikan rekomendasi kepada pasangan Andra Soni – Dimyati Natakusumah untuk maju dalam Pilkada Banten 2024. Keputusan tersebut disampaikan langsung ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono dalam acara di Jakarta Jumat (19/7). Pasangan yang diusung ternyata bukan kader internal. Padahal partai berlambang mercy itu memiliki kader dengan elektabilitas dan basis massa yang kuat.

Namun begitu pengamat masih meragukan keputusan tersebut di terima oleh masyarakat secara luas. Sebab keputusan dirasakan aneh. Sebab, Banten memiliki basis massa yang beragam dengan kekuatan mantan kepala daerah. Sehingga kebijakan Parpol diyakini belum mewakili aspirasi pemilih di daerah. Apalagi calon yang diusung belum memiliki rekam jejak memimpin pemerintahan.

“Meski DPP sudah memberikan rekomendasi tetapi bisa jadi belum mewakili aspirasi pemilih. Apalagi kader Partai Demokrat merupakan mantan kepala daerah dan memiliki basis massa yang kuat,” kata Pengamat media komunikasi UIN Jakarta Deden Mauli Darajat dihubungi Sabtu.

Baca Juga  HKN 2025, Komisi II Dorong Pelatihan Bagi Calon Pengantin Guna Membangun Kesadaran Kesehatan

Perlu diketahui Andra Soni adalah kader Partai Gerindra yang kini sebagai Ketua DPRD Banten. Sedangkan pasangannya Dimyati dari PKS sebagai anggota DPR RI. Sementara kader internal Partai Demokrat yang mencalonkan diri adalah Iti Jabaya yang merupakan mantan Bupati Lebak serta Arief R Wismansyah mantan Wali Kota Tangerang. Keduanya menjabat sebagai kepala daerah selama 10 tahun.

Deden mengatakan sejatinya Pilkada Banten akan sangat menarik ketika mantan kepala daerah diberikan kesempatan maju untuk “bertarung gagasan” dari pengalaman yang dimiliki. Apalagi mereka memiliki basis massa yang kuat dan partai politik yang besar pula.

Tetapi dengan keputusan Partai Demokrat mengusung yang bukan kadernya sendiri, memiliki banyak catatan. Karena elektabilitas dan keterpilihannya dikenal publik menjadi pekerjaan rumah yang harus dipikirkan kedepan. Dengan sisa wakty yang pendek, Parpol harus memikirkan dalam mengangkat sosok yang diusung agar disukai publik.

Baca Juga  Meriahkan HUT ke-31 Kota Tangerang, Mobil Perpustakaan Keliling Hadir ke Setiap Kecamatan Selama Sebulan Penuh

“Rekemendasi pusat sejatinya memperhatikan akar rumput. Elektabilitas dan popularitas harus diperhitungkan juga, apalagi masuk ke daerah yang basis massanya sangat kuat. Ini jadi pekerjaan rumah tentunya,” ujarnya.

Terkait Keputusan Demokrat
Deden juga mengungkapkan keputusan Partai Demokrat mendukung Andra – Dimyati karena faktor kedekatan Prabowo dan Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pemilu 2024 kemarin yang berlanjut ke Pilkada Banten. Walaupun Demokrat memiliki kader yang ingin maju tetapi Demokrat akhirnya satu suara dengan Prabowo dengan mengusung kader Gerindra.

Ia melihat keputusan Demokrat mengusung Andra – Dimyati karena adanya kepentingan nasional apalagi Prabowo sedang menyiapkan calon – calon menterianya. Sehingga Demokrat harus membuat keputusan yang melihat ke arah lainnya. “Meski DPW Banten memberikan rekomendasi, tetapi harus tunduk dengan keputusan DPP,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

banten

ACE Banten Apresiasi Edukasi Penanganan Bencana BPBD Kota Tangerang ke Sekolah

banten

Besok ! Mantan Walikota Arief Wismansyah bagi-bagi beras di Pakuhaji

banten

Ketua Komisi II Minta Pemkot Segera Aktifkan Puluhan Ribu Peserta BPJS Yang di Nonaktifkan

banten

Kuasai Permasalahan di Banten, Arief Wismansyah Tawarkan Solusi Konkret

banten

Jika Terpilih, Airin Berjanji Akan Tuntaskan Permasalahan Pendidikan

banten

Arief R Wismanyah Senggol Rano Karno, Tanda-tanda Duet di Pilgub Banten

banten

HPN 2026, Wakil Ketua DPRD Berharap Kerja Pers Sesuai Rule dengan Undang-undang Pers

banten

KPU Kota Tangerang Cetak 1.414.274 Lembar Surat Suara untuk Pilkada 2024