Home / Kota Tangerang

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Anggota DPRD Kota Tangerang Menilai Pelestarian Budaya Kurang Signifikan

Kota Tangerang, narasibanten.com – Anggota DPRD Komisi II Kota Tangerang Yeni Kusuma Ningrum menilai, program pelestarian budaya yang di gagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang kurang signifikan, lantaran kurangnya tingkat partisipasi dan kehadiran masyarakat, baik dari dalam maupun luar kota.

“Kalau berharap ada program atau destinasi budaya yang bisa menjadi sumber pendapatan daerah seperti di Yogyakarta atau Bandung, kita masih jauh. Upayanya perlu ditingkatkan,” ujar Yeni, Kamis, 14 Agustus 2025.

Menurutnya, pelestarian budaya perlu diawali dengan pendataan menyeluruh, kemudian dilanjutkan pembinaan terstruktur, efektif, dan sesuai kebutuhan. Potensi budaya yang belum tergali juga perlu dikaji secara serius agar bisa menjadi nilai tambah bagi daerah.

Baca Juga  Komisi II Gelar Rapat Dengar Pendapat Dengan Sejumlah Kepala Sekolah se Kota Tangerang

Sebagai bagian dari keluarga seniman, ia memahami betul kebutuhan para pelaku seni. Yeni yang bapaknya mantan ketua Dewan Kesenian Tangerang (DkT) mendorong agar dukungan yang dibutuhkan meliputi pembinaan berkelanjutan, penyediaan tempat latihan, ketersediaan alat penunjang kesenian, hingga apresiasi yang layak atas setiap penampilan. “Kalau fasilitas dan dukungan memadai, para seniman bisa lebih eksis dan produktif,” katanya.

Ia juga menyoroti posisi Kota Tangerang sebagai daerah dengan tingkat heterogenitas tinggi. Kondisi ini dinilai sebagai peluang sekaligus tantangan. “Kita punya banyak ragam budaya yang bisa dikembangkan, tapi juga perlu memilih budaya yang bisa menjadi ikon khas Kota Tangerang,” jelasnya.

Baca Juga  Pedagang Pasar Anyar Akui Tempat Relokasi dari Pemkot Tangerang Sangat Layak dan Terjangkau

Salah satu fasilitas budaya, Gedung Seni Budaya (GSB), disebut belum dimanfaatkan secara optimal dan memerlukan perbaikan. “Kalau tempatnya representatif, akan banyak kegiatan seni dan budaya yang bisa digelar secara rutin,” tambahnya.

Kepada para pelaku seni dan budaya, ia berpesan agar tetap semangat melestarikan keragaman budaya Kota Tangerang. “Semoga pemerintah lebih memperhatikan kebutuhan para seniman dan budayawan kita,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Komisi IV DPRD Kota Tangerang Sebut PSN Pasar Anyar Molor

Finansial

Lampaui Target, BAZNAS Kota Tangerang Berhasil Kumpulkan Zakat Sebesar Rp9,5 Miliar Selama Ramadan 2025

Kota Tangerang

KPU Kota Tangerang Berikan Fasilitas Pemenuhan Hak Pilih Bagi Penyandang Disabilitas

Kota Tangerang

Pimpinan DPRD Kota Tangerang Berikan Apresiasi dan Motivasi Pada CAPASKA

Kota Tangerang

Kunjungi Kantor Tangerang TV, SMP Putra Bangsa Tangerang Pelajari Tata Kelola Produksi Media

Kota Tangerang

Yuk! Cobain Bakso Rusuk Pertama di Kota Tangerang yang Dikelola Para Santri

Kota Tangerang

Indeks Inflasi Kota Tangerang Awal Tahun Turun di Angka 2,46 Persen

Kota Tangerang

Jelang Iduladha, BAZNAS Kota Tangerang Buka Layanan Kurban Berkah