Home / Kota Tangerang

Kamis, 26 Juni 2025 - 14:42 WIB

Anggota Komisi II Dukung Pemkot Tangerang Tekan Kasus TBC

Kota Tangerang, narasibanten.com – Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Kemal Fasya Majid mendukung Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) dalam menekan angka kasus Tuberkulosis (TBC) di kalangan anak-anak di Kota Tangerang.

Deteksi dini kasus TBC terus digencarkan Pemkot Tangerang, salah satunya dengan melakukan penekanan kepada 39 puskesmas.

Teranyar, Puskesmas Cipadu, melakukan kegiatan deteksi dini melalui pemeriksaan Mantoux di agenda kegiatan posyandu.

Kemal mengatakan program pemerintah sangat bagus dan perlu diberi apresiasi penuh.

“Bagus sedini mungkin kita cek, lebih baik pencegahan dari awal, regulasi dan dukungan anggaran untuk kebaikan kita dukung terus,” ungkap Kemal, Selasa, (24/6/2025).

Baca Juga  Belajar Urban Farming Gratis di Kota Tangerang, Sekolah hingga Instansi Bisa Daftar

Menurut Kemal, pihaknya mendukung program pemerintah dalam upaya menanggulangi TBC.

Dukungan ini mencakup berbagai aspek, termasuk penguatan fasilitas kesehatan, peningkatan kesadaran masyarakat, dan pengawasan anggaran.

“DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran yang dialokasikan untuk program penanggulangan TBC, memastikan anggaran tersebut efektif dan tepat sasaran,” paparnya.

Kemal juga menyadari pentingnya peran tokoh masyarakat, seperti RT/RW, dalam upaya pencegahan dan penemuan kasus TBC di lingkungan mereka.

Dengan dukungan DPRD ini, diharapkan program penanggulangan TBC dapat berjalan lebih efektif dan mencapai target eliminasi TBC.

Baca Juga  Realisasi Investasi Kota Tangerang Tahun 2023 Capai Rp14,99 Triliun

”Penanggulangan tuberkulosis tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Hal ini membutuhkan sinergi, kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi yang kuat serta berkesinambungan,” tegasnya.

Kemal pun menyambut baik komitmen dalam pemerintahan Kota Tangerang yang menjadikan tuberkulosis sebagai prioritas program penanganan di bidang kesehatan.

Dalam upaya penguatan kolaborasi, menurut Kemal, diperlukan pembentukan wadah kemitraan penanggulangan tuberkulosis di setiap daerah baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota.

“Wadah kemitraan ini dapat memperkuat kolaborasi antar lembaga dalam penanggulangan tuberkulosis di daerah,” pungkasnya. (GOR)

Share :

Baca Juga

banten

Adanya Penonaktifan BPJS PBI, Wakil Ketua DPRD Minta Masyarakat Jangan Panik

Kota Tangerang

Komisi II Berharap Pelaksanaan MBG Berjalan Dengan Baik

Kota Tangerang

Prakiraan Cuaca Kota Tangerang Sepekan: Berpotensi Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Kota Tangerang

Pokdakan Kampung Wisata Keramba 22 Periuk Berhasil Panen Ratusan Kilogram Ikan

Kota Tangerang

Pendaftaran Pelatihan Bimbingan Teknis Daya Saing UMKM Kota Tangerang Dibuka Secara Gratis

Kota Tangerang

BPBD Kota Tangerang Pastikan Evakuasi Banjir Candulan Terus Berjalan

Kota Tangerang

Culinary Day Meriahkan HUT ke-33 Kota Tangerang, Ngabuburit Sambil Nikmati Kuliner dan Seni Budaya

Infrastruktur

Pedagang Pasar Anyar Diizinkan Renovasi Kiosnya Asal Tak Mengubah Struktur Bangunan