Home / Kota Tangerang

Senin, 24 November 2025 - 21:14 WIB

Wakil Ketua DPRD Dukung Pelajar Jadi Penggerak Anti Tawuran

Kota Tangerang , narasibanten.com — Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto menyatakan dukungannya terhadap kegiatan Deklarasi Pelajar Anti Tawuran yang kembali digelar pada 2025 dan diikuti sekitar 1.000 pelajar se-Kota Tangerang. Ia menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan upaya berkelanjutan untuk menekan kasus tawuran pelajar di wilayah tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hal baru. Deklarasi anti tawuran pertama kali digelar pada 2018 di GOR Tangerang melalui swadaya sejumlah pihak. Upaya itu terus dilanjutkan hingga sekarang.

“Alhamdulillah hari ini kegiatan ini bisa kembali kita laksanakan. Deklarasi pertama digelar pada 2018 di GOR atas swadaya teman-teman, dan hari ini merupakan deklarasi yang kelima sejak periode itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, inisiatif deklarasi tersebut tak lepas dari maraknya aksi tawuran pelajar, termasuk insiden yang sempat terjadi di kawasan Cikokol beberapa tahun lalu. Sejak itu, kegiatan pencegahan terus dilakukan, meski sempat tertunda pada 2019 akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga  Kota Tangerang Sabet Emas Sepakbola, Sachrudin Rogoh Tas Beri Bonus

“Kejadian tawuran yang dulu terjadi di Cikokol menjadi perhatian serius, sehingga kegiatan ini terus kami dorong. Sempat tertunda saat pandemi, dan akhirnya bisa digelar lagi secara penuh pada 2025,” katanya.

Wakil Ketua DPRD menegaskan bahwa tujuan utama deklarasi ini adalah membangun kesadaran pelajar agar menjauhi tawuran, kekerasan, perilaku menyimpang, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Harapan kami jelas, tawuran pelajar, akhlak susila yang menyimpang, dan narkoba bisa berkurang bahkan hilang dari Kota Tangerang,” tegasnya.

Ia berharap gerakan ini dapat menjadi budaya positif di lingkungan pelajar dan didukung semua pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga pemerintah daerah.
Selain deklarasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan pembinaan dan edukasi mengenai karakter pelajar, pencegahan perilaku negatif, hingga penguatan nilai Pancasila. Turidi menilai pendekatan edukatif seperti ini penting agar pelajar tidak hanya sekadar menandatangani komitmen, tetapi memahami risiko serta dampak dari aksi kekerasan antarpelajar.

Baca Juga  Berhadiah Rp 27 Juta, Ayo Ikuti Lomba Desain Digital Art Kemeja Motif Batik Kota Tangerang

Ia juga meminta sekolah-sekolah untuk meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan orang tua. Menurutnya, pola kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan keluarga adalah kunci untuk memutus mata rantai tawuran.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Sekolah, orang tua, dan pemerintah harus bersinergi. Anak-anak ini generasi kita, dan tugas kita bersama untuk menjaga mereka,” jelasnya.

DPRD Kota Tangerang, lanjutnya, akan terus mendorong program-program pembinaan kepemudaan dan penguatan karakter pelajar agar kasus kekerasan di lingkungan pendidikan dapat diminimalisir.

Ia berharap deklarasi anti tawuran ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi gerakan nyata di lapangan.

“Kami ingin hasilnya betul-betul terasa. Pelajar di Kota Tangerang harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, positif, dan bebas dari tindakan yang merugikan masa depan mereka,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Wakil Ketua II DPRD Serap Aspirasi Warga Duta Asri Terkait Aset

Kota Tangerang

Trantib Kecamatan Ciledug Bongkar Bangunan Liar di Sekitar Embung Griya Kencana

Kota Tangerang

Jangan Lupa Lapor! Ini Syarat Pindah Datang Penduduk di Kota Tangerang

Kota Tangerang

Jam Operasional Pelayanan Puskesmas di Kota Tangerang Selama Ramadan

Kota Tangerang

Sistem Pembayaran Layanan Sedot Kakus Milik Pemkot Tangerang hanya Bisa QRIS

Kota Tangerang

Tebar 2 Ton Ikan Lele di Sepanjang Kali Sipon, Sachrudin: Agar Masyarakat Sadar Jaga Kebersihan

Kota Tangerang

KPU Kota Tangerang Lakukan Simulasi Pemilihan Jelang Pemilu 2024

Kota Tangerang

KPU Kota Tangerang Pastikan Aplikasi SIREKAP Jelang Hari Pencoblosan