Home / Kota Tangerang

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:23 WIB

Wali Kota Sachrudin Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Anggaran yang Efisien dan Berorientasi Hasil

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran daerah yang efisien, transparan, dan berorientasi pada hasil nyata. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Verifikasi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2026, yang diselenggarakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang ,Senin (6/10/2025) beberapa waktu lalu

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa penyusunan RKA bukan sekadar rutinitas administratif tahunan, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan profesional pemerintah kepada masyarakat.

“Setiap rupiah yang dikelola harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Anggaran bukan cuma sebatas angka di atas kertas, tapi alat untuk menghadirkan kesejahteraan,” tegas Sachrudin di hadapan para peserta kegiatan yang terdiri dari pimpinan dan pejabat perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

Sachrudin juga meminta agar seluruh perangkat daerah memastikan setiap program dan kegiatan benar-benar memiliki dampak langsung bagi masyarakat, khususnya di sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, penguatan ekonomi lokal, dan digitalisasi layanan publik. Ia menekankan bahwa efisiensi penganggaran harus berjalan beriringan dengan asas manfaat.

Baca Juga  Kecamatan Cipondoh Berikan Kemudahan Saat HUT Kota Tangerang

“Efisiensi itu penting, tapi asas manfaat jauh lebih utama. Tidak boleh ada pemborosan, karena setiap rupiah harus bernilai,” lanjutnya.

Lebih jauh, Wali Kota mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Tangerang untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi, baik antarperangkat daerah maupun dengan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari seberapa besar anggaran terserap, tetapi juga dari meningkatnya kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Transparansi dan partisipasi masyarakat harus terus dijaga agar arah pembangunan tetap pada jalurnya,” tutup Sachrudin.

Sementara itu, Kepala BPKD Kota Tangerang, Agus Andriansiah, menyampaikan bahwa kegiatan verifikasi RKA ini merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh rencana kerja perangkat daerah telah sesuai dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan kota.

Baca Juga  Mantan Walikota Ajak Masyarakat Menangkan Andra Soni - Dimyati

“Melalui verifikasi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap program dan kegiatan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga benar-benar relevan dan berdampak bagi masyarakat. Kami mendorong perangkat daerah untuk lebih kreatif dan inovatif dalam merancang program yang efisien, transparan, dan akuntabel,” ungkap Agus.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan sistem pengelolaan keuangan daerah berbasis digital akan terus ditingkatkan guna mendukung transparansi dan akurasi data dalam setiap proses perencanaan maupun pelaporan anggaran.

Dengan semangat kolaboratif tersebut, Pemerintah Kota Tangerang berharap penyusunan RKA Tahun 2026 dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan berorientasi pada hasil demi kesejahteraan seluruh warga Kota Tangerang.

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Bangun Sinergitas, DRPD Lakukan MoU dengan Kejaksaan Negeri

Kota Tangerang

Gencarkan Perekaman Identitas Kependudukan Digital, Kecamatan Tangerang Capai 1.000 Pemohon

Kota Tangerang

Pakai Seragam Gamis, Komunitas Honda Win Tangkot Bagikan Takjil Gratis

Kota Tangerang

BPBD Kota Tangerang Pastikan Penanganan Pascabanjir Berjalan Optimal

Kota Tangerang

Kepsek Karawaci Baru 2 Menilai Pembelajaran Melalui IFP Sangat Membantu Dalam Peningkatan Kualitas Pelajar

Kota Tangerang

Perayaan HUT Kota Tangerang, Warga mengaku rindu sosok Arief Wismansyah

Bisnis

Antara Planner By Deantara Wedding Gelar Open House, Menu Makanan Bikin Ketagihan

Kota Tangerang

Satpol PP Kota Tangerang Gelar Operasi Penertiban Tunawisma, Sejumlah Orang Diberikan Pembinaan Sosial