Home / banten / Kota Tangerang

Selasa, 1 Oktober 2024 - 09:23 WIB

ACE Banten Apresiasi Edukasi Penanganan Bencana BPBD Kota Tangerang ke Sekolah

Pengurus Asosiasi Chief Engineer (ACE) Banten Ir. Febryan Paramitha mengatakan, respons BPBD Kota Tangerang yang telah melakukan berbagai program edukasi bencana yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sudah sangat baik terutama edukasi ke sekolah dan para pelajar.

“Sehingga warga memiliki pemahaman yang baik dan menyadari pentingnya kesiapsiagaan sejak usia dini, terlebih Provinsi Banten adalah salah satu daerah paling rawan terdampak potensi gempa megatrust,” kata Febryan Paramitha

Namun demikian, ACE Banten tetap mendorong adanya peningkatan edukasi yang dilakukan BPBD Kota Tangerang terkait isu gempa bumi pada beberapa aspek

Di antaranya peningkatan frekuensi pelatihan dengan mengadakan lebih banyak simulasi dan pelatihan evakuasi khususnya terkait gempa bumi.

Kemudian materi yang relevan dan dikemas lebih menarik seperti memperbarui materi edukasi dengan informasi terbaru mengenai gempa bumi dan mitigasi risiko. Lalu dikemas dengan format menarik seperti flyer ataupun animasi yang bisa disebar melalui media sosial maupun platform digital.

Baca Juga  Momentum: Pameran Tunggal Pertama Aziz Hadir di Black Campaign Tangerang

“Lalu perlu juga ada kolaborasi dan melibatkan komunitas atau organisasi profesi untuk menyampaikan informasi dan meningkatkan partisipasi,” ujarnya.

Asosiasi Chief Engineer (ACE) Banten juga mengusulkan, edukasi menyasar penghuni bangunan tinggi. BPBD Kota Tangerang bisa mengembangkan program khusus untuk penghuni gedung tinggi tentang evakuasi dan prosedur keselamatan.

Selain itu diharapkan juga dapat menyediakan bahan ajar atau panduan yang mudah diakses dan dipahami tentang keselamatan saat gempa di bangunan tinggi sehingga pengelola bangunan tinggi bisa menjadi perpanjangan tangan untuk edukasi lanjutan kepada penghuni dalam gedung.

Lalu ada sosialisasi kepada pengelola gedung dengan mengadakan workshop untuk pengelola gedung mengenai standar keamanan dan protokol saat bencana.

“Perlu juga ada penggunaan teknologi melalui pemanfaatan aplikasi atau platform digital untuk menyebarkan informasi dan mengingatkan warga tentang tindakan yang perlu diambil saat bencana,” katanya.

Baca Juga  Daftar ke KPU, Pasangan SAMA Diarak Barongsai dan Marching Band

Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tangerang Ubaidillah Ansar mengatakan, pihaknya telah memberikan imbauan kepada institusi dan masyarakat untuk melakukan pengecekan kesiapan alat-alat peringatan dini maupun sistem komunikasi kebencanaan terkait mitigasi dini adanya potensi gempa megathrust.

Imbauan ini disampaikan dalam kesiapan menghadapi potensi gempa dengan skala besar dan menyiapkan beberapa langkah dalam sebagai antisipasi dan mitigasi.

Adapun mitigasi yang dilakukan di antaranya pengecekan gedung-gedung terkait sistem kebencanaan dan memasifkan edukasi dengan simulasi ke sekolah-sekolah.

“Dalam hal ini, BPBD Kota Tangerang juga berupaya memastikan tempat-tempat evakuasi, bangunan tempat evakuasi sementara atau akhir, serta memastikan jalur evakuasi dapat digunakan dan mudah diakses,” katanya.

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Sidak Elpiji 3 Kg di SPPBE Cek Volume dan Kondisi Tabung

Kota Tangerang

Bebaskan Lahan untuk Akses Jalan, Pemkot Tangerang Optimalkan Penataan Kampung Kumuh Kedaung

Kota Tangerang

Hasil Raker Ke-V, FKWT Bakal Gelar Kongres Tahun Depan

Kota Tangerang

Wakil Ketua DPRD Tekankan Pentingnya Kesejahteraan Buruh Sebagai Penunjang Prekonomian Daerah

Bisnis

Jangan Lewatkan Job Fair Virtual Perdana Tahun 2024, Pemkot Tangerang Buka 1.557 Loker

Kota Tangerang

Kota Tangerang Luncurkan Community Center Baru, Pembangunan Griya Harmoni Warga Dimulai

Finansial

DPRD Kota Tangerang Terima Kunjungan Dari Organisasi TFL

Kota Tangerang

17 Sekolah di Kota Tangerang Kembali Diganjar Penghargaan Adiwiyata Provinsi