Narasibanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mematangkan proyek strategis “Gampang Sekolah” sebagai upaya nyata dalam memerangi putus sekolah. Fokus utama tahun ini adalah penyaluran beasiswa Tangerang Cerdas yang ditargetkan menyasar 1.600 peserta didik di tingkat SD dan SMP.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Mustafa Kamaludin, memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, kepedulian Pemkot terhadap dunia pendidikan tetap menjadi prioritas meskipun kondisi anggaran daerah tengah mengalami penyesuaian.
“Ya, jadi malah bagus agar masyarakat di Kota Tangerang bisa merasakan dan menikmati program Pemkot Tangerang. Walaupun memang bicara hari ini TKD (Tunjangan Kinerja Daerah) kita dipotong Rp402 miliar, namun perihal pendidikan sangat peduli, malah menambahkan kuota program beasiswa,” ujar
Mustafa saat dihubungi, Jumat, (16/1/2026).
Selain beasiswa, Pemkot Tangerang juga telah menyiapkan dana sebesar Rp48,9 miliar untuk mendukung program Sekolah Gratis. Inisiatif ini merupakan langkah konkret untuk mempermudah akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Program Sekolah Gratis ini diproyeksikan mampu menyerap manfaat bagi 9.030 siswa tingkat SD dan 20.200 siswa tingkat SMP di sepanjang tahun ini,” ungkapnya.
Mustafa menekankan pentingnya efektivitas pelaksanaan di lapangan. Ia berharap anggaran besar yang telah dialokasikan benar-benar terserap oleh siswa yang membutuhkan agar tujuan besar dari proyek “Gampang Sekolah” tercapai.
“Jadi program ini harus terserap. Kita ingin memastikan bahwa penambahan kuota ini benar-benar sampai ke tangan peserta didik sehingga kualitas SDM di Kota Tangerang terus meningkat,” tambahnya.
“Melalui program Tangerang Cerdas dan Sekolah Gratis ini, DPRD berharap tidak ada lagi alasan bagi anak-anak di Kota Tangerang untuk tidak mengenyam pendidikan formal akibat kendala biaya.” Tandasnya. (GOR









