Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang yang bertepatan dengan bulan Ramadan diramaikan dengan kegiatan Culinary Day, sebagai bagian dari agenda ngabuburit bersama masyarakat.
Kegiatan tersebut digelar di Taman Elektrik, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (28/2/26), dan terbuka untuk masyarakat umum.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Boyke Urip Hermawan menjelaskan, bahwa Culinary Day tidak hanya menghadirkan bazar kuliner, tetapi juga menjadi ruang pertunjukan seni dan budaya yang dapat dinikmati masyarakat sambil menunggu waktu berbuka puasa.

“Hari ini kami menampilkan beragam tarian kreasi, seni dan budaya, serta musik religi. Ada musik gambus Alistikoro, penampilan Samsaka, serta Majelis Puisi Sirotol Mustakim. Semoga ini dapat menghibur masyarakat untuk ngabuburit bersama,” ujar Boyke.
Selain pertunjukan seni, Culinary Day juga menghadirkan bazar kuliner yang melibatkan pelaku UMKM dari 13 kecamatan di Kota Tangerang. Beragam produk unggulan ditampilkan, mulai dari kembang goyang, dodol, kecap, selendang mayang, hingga aneka makanan dan minuman khas lainnya.
“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap tercipta sinergi antara pelestarian seni budaya dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat, khususnya para pelaku UMKM lokal yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah,” harapnya.
Salah satu pengunjung Cucu Sumarni warga Kecamatan Cibodas, mengaku senang bisa menghadiri perayaan HUT Kota Tangerang ke-33 melalui kegiatan Culinary Day.
“Alhamdulillah, ini pertama kali saya datang ke perayaan HUT Kota Tangerang. Suasananya bagus dan meriah, dan banyak tenant kuliner yang enak-enak,” tuturnya.

Culinary Day diharapkan dapat menjadi ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus momentum memperkuat identitas kuliner serta budaya lokal sebagai bagian dari kemajuan Kota Tangerang ke depan.









