Home / Kota Tangerang

Rabu, 5 Februari 2025 - 12:15 WIB

Ini Perbandingan Pembangunan SMPN 34 Tahap 1 dan 2

Kota Tangerang – Pemerintahan kota Tangerang melalui dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) pada tahun 2023 telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan tahap 1 gedung sekolah SMP Negeri 34 yang berlokasi di Jln. Rasuna Said, Cipete Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Dimana pada tahun 2023 dinas Perkimtan mengalokasikan untuk pembangunan SMP Negeri 34 Pinang mencapai Rp. 9.3 Miliar dengan pemenang tender CV Multipoint yang berhasil rampung sesuai kontrak hingga akhir tahun Desember 2023.

Pembangunan SMPN Pinang Tahap 1.

Berdasarkan data LPSE nilai Pagu Rp. 19.999.991.700, Miliar dan nilai HPS Rp. 10.299.886.000,00 Miliar dengan nilai kontrak Rp. 9.343.710.347,00 Miliar. Dengan pekerjaan sesuai kontrak dan sesuai yang ditargetkan.

Lalu, pada tahun 2024 dinas Perkimtan kembali mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Tahap 2 SMPN Pinang mencapai Rp22 miliar, dimana anggaran itu melonjak lebih tinggi dua kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp10 miliar.

Baca Juga  Pemkot Tangerang Sigap Lakukan Penanganan Tanah Longsor di Bantaran Sungai Cisadane yang Memutus Jalan Alternatif

Pembangunan SMPN Pinang Tahap 2 .

Berdasarkan data LPSE nilai Pagu Rp. 22.031.844.900 miliar dan nilai HPS Rp. 16.523.474.000 miliar dengan nilai kontrak yang dikerjakan Rp. 13.218.779.200 miliar dengan pemenang tender PT. Somba Hasbo hanya mencapai 40 persen.

Akan tetapi, pembangunan tahap 2 tersebut di luar apa yang diharapkan, yang mana pemerintah kota Tangerang telah menargetkan pembangunan itu bakal rampung pada akhir Desember 2024.

Namun kenyataannya, pembangunan itu malah ditinggal kabur oleh pemenang tender yakni PT. Somba Hasbo selaku kontraktor lantaran tidak mempunyai modal untuk proyek pembangunan tersebut.

Untuk itu, dalam pembangunan SMPN 34 tahap 2 itu seperti ada kejanggalan yang diduga tidak sesuai dengan anggaran yang telah dikeluarkan oleh dinas sebesar 6 Miliar dari total anggaran pembangunan 13 Miliar.

Baca Juga  Beberapa Hal Yang Harus Dilakukan Warga Kota Tangerang Saat Terjadi Banjir

Jika dibandingkan, Pada tahap 1 pembangunan dengan anggaran Rp. 9.3 Miliar itu bisa menyelesaikan 7 ruang belajar (Rombel ) dengan volume dan struktur bangunan yang dapat diperkirakan cukup lebih besar volume pekerjaannya.

Lalu dibandingkan pembangunan pada tahap 2 dengan anggaran yang dibayarkan oleh dinas Perkimtan sebesar Rp. 6 Miliar, hanya dapat menyelesaikan struktur bangunan saja belum termasuk 7 ruang belajar (Rombel) sisa dari total 21 ruang belajar (Rombel).

Nah, dari dua mata anggaran pembangunan tersebut hanya selisih sekitar Rp. 3 Miliar tapi bisa menyelesaikan 7 ruang belajar serta pekerjaan sesuai dengan kontrak.

Untuk itu, pihak inspektorat selaku unsur pengawas penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk segera dapat mengaudit dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) dan PT. Somba Hasbo selaku pemenang tender agar tidak ada unsur kerugian negaranya

Oleh : Suhandi Tagor

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Cegah Kecurangan, Pemkot Tangerang Uji Tera SPBU di Jalur Mudik Lebaran 1446 Hijriah

Kota Tangerang

BAZNAS Kota Tangerang Buka Layanan Servis dan Ganti Oli Gratis, Segera Daftar!

Kota Tangerang

BPKD Kota Tangerang Ikut Meriahkan Festival Cisadane 2025

banten

Realisasi Investasi Terus Meningkat, Kota Tangerang Semakin Menarik di Mata Investor

Kota Tangerang

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Nilai Kerja Pj Nurdin Patut Ditiru Pemimpin Kota Tangerang Kedepan

Kota Tangerang

POPDA XI, Ketua DPRD Kota Tangerang Berharap Kontingen Kota Tangerang Raih Juara Umum

Kota Tangerang

Cepat Tanggap BPBD Kota Tangerang Tangani Kebocoran Gas Pabrik

Ekonomi

Jamu Namira Shop 07, Minuman Herbal UMKM Kota Tangerang yang Banyak Khasiatnya