Home / Kota Tangerang

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:14 WIB

Komisi II DPRD Kota Tangerang Tekankan Jangan Sampai Terjadi Kasus Keracunan MBG

Narasibanten.com — Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Yeni Kusumaningrum, menegaskan pentingnya pengawasan ketat dalam program Makanan Berbahan Gandum (MBG) agar tidak terjadi kasus keracunan di Kota Tangerang. Ia menekankan bahwa risiko kesehatan sekecil apa pun tidak boleh diabaikan.

Yeni menyampaikan hal ini merespons masukan masyarakat mengenai potensi kerawanan keamanan pangan dalam program makanan bergizi. Ia menyoroti pernyataan seorang pejabat publik yang sebelumnya menyebut bahwa kemungkinan keracunan hanya sekitar satu persen secara nasional, namun menurutnya perspektif tersebut tidak bisa dianggap remeh.

Baca Juga  Penyandang Disabilitas Antusias Berburu Pekerjaan di Job Fair Kota Tangerang

“Case keracunan itu harus diminimalisir sampai zero. Kemarin sempat ada ungkapan dari pejabat publik yang bilang ini cuma satu persen dari sekian banyak MBG. Padahal satu persen pun harusnya tidak ada, karena ini menyangkut nyawa. Jangan sampai ada yang keracunan atau sakit,” tegas Yeni, Kamis, (4/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa dengan maraknya pengadaan Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) di Kota Tangerang, seluruh kualifikasi yang ditetapkan pemerintah pusat harus benar-benar dipenuhi. Mulai dari standar keamanan pangan, keberadaan ahli gizi, hingga akuntan yang memastikan administrasi berjalan akurat dan akuntabel.

Baca Juga  Nobar Timnas Dipenuhi Ribuan Penonton, Sachrudin Bagikan Bola dan Borong pedagang makanan sekitar rumah

“Harapannya, semua kualifikasi dari pusat dipenuhi. Harus aman, ada ahli gizinya, ada akuntannya. Jangan dikerjakan setengah-setengah,” ujarnya.

Yeni juga menilai bahwa pengelolaan SPPG memiliki dinamika yang tidak sederhana sehingga membutuhkan SDM yang profesional dan benar-benar kompeten.

“Pengelolaan SPPG itu tidak mudah, jadi harus ditangani oleh orang-orang yang berkapabilitas,” jelasnya.

Dengan pemenuhan standar dan pengelolaan yang profesional, Yeni berharap Kota Tangerang dapat memastikan program pangan bergizi berlangsung aman dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Dukung Program Pusat, Pemkot Siapkan Sistem Pengajuan PBG Hanya 10 Jam

Kota Tangerang

Kolaborasi Pemkot Tangerang dan Swasta Majukan Dunia Pendidikan

Kota Tangerang

Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Targetkan Perbaikan Jalan Gatsu & M Toha Rampung Akhir 2025

Kota Tangerang

Jaga Ketertiban Pilkada, Pemkot Gelar Apel Satlinmas

Kota Tangerang

Tokoh Muslim Banten: Banten Butuh Pemimpin Religius Seperti Arief R. Wismansyah

Kota Tangerang

Kota Tangerang Zero Kasus Mpox, Dinkes Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Kota Tangerang

Sambut Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah, Forum OKP Ormas se-Kecamatan Pinang Arak Bedug Keliling Kampung

Kota Tangerang

Pantau Tumbuh Kembang Anak, Posyandu di Kecamatan Larangan Kembali Aktif