Home / Kota Tangerang

Rabu, 22 Januari 2025 - 18:42 WIB

Komisi IV Sidak Pembangunan SMP Yang Ditinggal Kabur Kontraktor

Kota Tangerang – Jajaran Komisi IV DPRD Kota Tangerang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap progres pembangunan Sekolah SMP Negeri 34 Pinang yang ditinggal kabur oleh kontraktor.

Dalam pantauan dilokasi, pembangunan tahap dua itu baru mencapai kisaran 40 persen, Padahal pekerjaan tahap dua itu ditargetkan akan rampung pada akhir bulan Desember karena merupakan anggaran tahun 2024.

Juru bicara Komisi IV  Apanuddin mengatakan, seharusnya pembangunan SMP 34 Pinang ini dapat tercapai pada tahun 2024, namun pada kenyataannya pembangunan tersebut malah ditinggal kabur oleh kontraktor.

“Seharusnya periode kedua ini sudah selesai didalam pagu dipapan proyek itu, tapi kenyataannya dari sekian kelas yang kita rencanakan itu, hanya 7 kelas yang baru bisa terpakai. Sementara untuk mebelernya sudah dibeliin,” ucapnya, Rabu (22/1/2024).

Baca Juga  Jelang Melawan PSMS Medan, Persikota Akan Evaluasi Permainan

Untuk itu, Jalu sapaan akrabnya menilai, Pemerintah Kota Tangerang tidak serius dan OPD-OPD yang bertanggung jawab juga tidak jelas, dan untuk pengadaan barang dan jasa (PBJ) juga bakal menjadi catatan untuk kita.

“Harusnya PBJ dapat meninjau company profile itu apakah layak untuk diberikan pekerjaan tersebut, ternyata ini salah satu kecolongan, tolong lebih selektif dalam memilih lelang, harus lihat trek recordnya.” jelasnya.

Sementara, Ketua Komisi IV Supiani meminta kepada dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) untuk segera menyelesaikan pembangunan sekolah tersebut.

Baca Juga  Tahun Depan, Pemkot Tangerang Melalui Dinas Perkimtan Naikan Biaya Bedah Rumah

“Saya minta dinas Perkimtan untuk dapat segera menyelesaikan pembangunan sekolah SMP 34 ini,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Kabid Bangunan Disperkimtan Kota Tangerang, Fakri Wahyudi mengatakan pihaknya berjanji bahwa masukan-masukan yang diberikan DPRD Kota Tangerang akan dievaluasi agar kedepannya pembangunan SMPN 34 segera rampung.

“Harusnya tahun ini selesai, tapi kenyataanya seperti ini, baru 46 persen. Tapi Februari 2025 ini kita akan lanjutkan, mudah-mudahan bulan Juli bisa digunakan oleh sekolah,”katanya.

“kita juga sudah putus kontrak dengan pihak pelaksana dan mereka sudah masuk daftar hitam. Nanti kita akan lelang lagi untuk pembangunan selanjutnya.” Pungkasnya. (Gor)

Share :

Baca Juga

Infrastruktur

Pedagang Pasar Anyar Diizinkan Renovasi Kiosnya Asal Tak Mengubah Struktur Bangunan

Kota Tangerang

14 Antigen Vaksin Digratiskan, Ayo Imunisasi Rutin di Posyandu dan Puskesmas se-Kota Tangerang

Kota Tangerang

Bertambah Delapan Lagi, Puskesmas Kota Tangerang Kembali Raih Akreditasi Paripurna

Kota Tangerang

Optimalkan Pendidikan Karakter, Dindik Kota Tangerang Kembali Gelar Pesantren Ramadan di Seluruh SD dan SMP

Kota Tangerang

BPKD Kota Tangerang Ikut Meriahkan Festival Cisadane 2025

Kota Tangerang

Imunisasi Anak di Posyandu dan Puskesmas Kota Tangerang Gratis, Lapor Kesini Jika Ada Pungutan

Kota Tangerang

Komitmen Sachrudin-Maryono dalam Tata Kelola Sampah di Kota Tangerang

Kota Tangerang

Dinsos Kota Tangerang Kembali Buka Pendaftaran Bansos Beasiswa Perguruan Tinggi