Home / Kota Tangerang

Kamis, 13 Februari 2025 - 14:11 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Minta Pembangunan Non Fisik juga Harus Diprioritaskan

Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang sedang fokus melakukan pembangunan fisik pada tahun anggaran (TA) 2024, dan kini tengah gencar meresmikannya pada awal 2025 dalam program safari pembangunan.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Andri S Permana mengatakan, jika sebuah kota masih melakukan pembangunan fisik, maka peradaban masyarakat masih tertinggal.

Baca Juga  Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih, KPU Tetapkan 10 Februari 2025

“Akhirnya mindset rakyat bahwa pembangunan orientasinya fisik dan tidak akan bisa dihilangkan,” ujarnya, Rabu (5/2/2025).

Menurut legislator dari PDI Perjuangan ini, pembangunan non fisik juga perlu menjadi prioritas.

“Problemnya keberhasilan sebuah kota adalah saat mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pembangunan yang sifatnya non fisik,” jelasnya.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Sebut Ajang Pertandingan Basket Sejalan dengan Semangat Membangun Kota

Andri menambahkan, pembangunan non fisik menjadi stimulus untuk meningkatkan kehidupan masyarakat.

“Ini yang tidak terefleksi dari pembangunan, dan akan menjadi warisan budaya yang tidak sehat,” imbuh Andri. (Gor)

Share :

Baca Juga

banten

Taman Baca Yahya Badut Syariah Kota Tangerang Lakukan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Kota Tangerang

Ketua DPRD Terima Audiensi Forum PPPK Teknis Kota Tangerang

Kota Tangerang

Wawasan kebangsaan DPD KNPI Kota Tangerang di Harlah Ke-52

Kota Tangerang

Warga Kota Tangerang Wajib Tahu! Ini Deretan Layanan Adminduk di Kantor Dukcapil hingga Kelurahan

Infrastruktur

Tahun Depan, Pemkot Tangerang Melalui Dinas Perkimtan Naikan Biaya Bedah Rumah

Kota Tangerang

Wakil Ketua DPRD Apresiasi Langkah Maryono Atas Pembubaran Kobam

Kota Tangerang

Pemkot Kembali Optimalkan Ekosistem Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Kota Tangerang

Ketua DPRD Berharap Safari Ramadhan Pemprov Banten Jadi Ruang Dialog yang Konstruktif Antara Pemprov dan Masyarakat