Home / Kota Tangerang

Selasa, 4 Februari 2025 - 16:34 WIB

Komisi IV Minta Inspektorat Audit Dinas Perkimtan Terkait Pembangunan SMP 34

Kota Tangerang – Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Apanuddin meminta Inspektorat Kota Tangerang untuk mengaudit dinas Perumahan, permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Tangerang terkait pembangunan gedung sekolah SMP Negeri 34 Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

“Saya meminta Inspektorat dapat segera mengaudit dinas Perkimtan,” ucapnya Apanuddin yang kerap disapa Jalu saat ditemui, Selasa (4/2/2025).

Dirinya menduga, pembangunan tahap dua gedung SMP Negeri 34 tersebut ada kejanggalan yang diduga tidak sesuai dengan anggaran yang telah dikeluarkan oleh dinas sebesar 6 Miliar dari total anggaran pembangunan 13 Miliar.

“Kita kepingin tahu, dari 6 miliar yang sudah dikeluarkan itu sudah sesuai atau tidak dengan yang di kerjakan kontraktor, berapa volumenya,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkot Tangerang Gelar Sosialisasi Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

Selain itu, Jalu juga menilai ada biaya anggaran yang diperuntukkan untuk pengawasan, yang mana biaya pengawasan tersebut sangatlah tinggi sebesar Rp. 292.590.000,00 juta.

“Biaya pengawasankan cukup besar, apa jangan-jangan pengawas bermain dengan dinas Perkimtan,” jelasnya.

Dimana sebelumnya, Apanuddin mengatakan, seharusnya pembangunan SMP 34 Pinang ini dapat tercapai pada tahun 2024, namun pada kenyataannya pembangunan tersebut malah ditinggal kabur oleh kontraktor.

“Seharusnya periode kedua ini sudah selesai didalam pagu dipapan proyek itu, tapi kenyataannya dari sekian kelas yang kita rencanakan itu, hanya 7 kelas yang baru bisa terpakai. Sementara untuk mebelernya sudah dibeliin,” ucapnya.

Baca Juga  Berikan Pelayanan Inklusif dan Humanis, Kecamatan Karawaci Lakukan Perekaman KTP-el di Ruang Rawat Inap

Untuk itu, Jalu sapaan akrabnya menilai, Pemerintah Kota Tangerang tidak serius dan OPD-OPD yang bertanggung jawab juga tidak jelas, dan untuk pengadaan barang dan jasa (PBJ) juga bakal menjadi catatan untuk kita.

“Harusnya PBJ dapat meninjau company profile itu apakah layak untuk diberikan pekerjaan tersebut, ternyata ini salah satu kecolongan, tolong lebih selektif dalam memilih lelang, harus lihat trek recordnya.” Tandasnya.

Dirinya juga menyinggung, kegiatan safari pembangunan yang dilakukan oleh Pj Walikota Tangerang Dr. Nurdin tak sebanding lurus dengan apa yang ditemukan Komisi IV DPRD Kota Tangerang. Menurutnya, kegiatan safari pembangunan hanya sebatas seremonial belaka. (Gor)

Share :

Baca Juga

banten

Taman Baca Yahya Badut Syariah Kota Tangerang Lakukan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

banten

Pembiasaan MBG Tahap ll Berlangsung di SMPN 19 Kota Tangerang

Kota Tangerang

Bantu Warga Terdampak Banjir, PMI Kota Tangerang Distribusikan Bantuan Logistik

Kota Tangerang

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Dukung Pengembangan UMKM Jadi Produk Berdaya Saing

Kota Tangerang

Puskesmas Panunggangan Kota Tangerang Tingkatkan Pelayanan Pertumbuhan Anak Usia Dini

Kota Tangerang

PDI Perjuangan Resmi Usung Sachrudin Maryono

Infrastruktur

Pengamat Sebut Normalisasi Kali Angke Harus Konkret Jangan Hanya Cuma Wacana

Kota Tangerang

Jandi Minta Pembayaran Jadi Wasit Rp17 Miliar, Sekda Tegaskan Tidak Ada Dasar Hukum