Home / Kota Tangerang

Senin, 18 Mei 2026 - 12:02 WIB

Pemilik Kandang Sapi Bantah Adanya Pencemaran Limbah ke Danau dan Sungai

Narasibanten.com – Pemilik kandang sapi Agro Arafah, Asep Hidayat membantah adanya pencemaran pembuangan limbah peternakan miliknya ke sungai dan danau disekitar usahanya.

“Tidak ada air limbah yang masuk ke sungai atau danau. Kotoran sapi diserap tanah atau dikumpulkan. Kalau sudah banyak malah diminta warga untuk pupuk,” katanya. Rabu (13/5/2026).

Asep yang juga sebagai anggota Komisi I DPRD Banten itu mengungkapkan, skala usaha peternakan yang dikelolanya tergolong kecil. Dalam kesehariannya, jumlah sapi di Agro Arafah hanya berkisar antara lima hingga tujuh ekor, bahkan terkadang hanya dua ekor.

“Usaha peternakan kambing dan sapi ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan swasembada daging nasional guna mengurangi ketergantungan impor,” ungkapnya.

Baca Juga  Pimpinan DPRD Dukung Mukerda I MUI Kota Tangerang Dalam Menghasilkan Program yang Bermanfaat

Dalam kesempatan itu, Asep juga menyampaikan bahwa pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi peternakan menyusul adanya laporan dan pemberitaan yang berkembang.

Menurutnya, petugas DLH tidak menemukan adanya indikasi pencemaran lingkungan di lokasi tersebut.

“LH datang ke sini untuk investigasi. Mereka melihat langsung dan bingung mencari letak pencemarannya. Tidak ada air yang mengalir ke sungai atau danau,” ungkapnya.

Asep juga menegaskan bahwa usaha peternakannya telah memiliki legalitas yang sah, berupa surat keterangan domisili usaha dan Surat Keterangan Usaha (SKU) yang diterbitkan kelurahan dan kecamatan setempat.

Baca Juga  Ayo! Manfaatkan Perekaman KTP-el Pemula Sehari Jadi di 13 Kecamatan Kota Tangerang

“Izin itu cukup antara pelaku usaha dengan pemerintah sebagai pemangku kebijakan. Saya juga harus memberikan contoh kepada masyarakat bahwa segala sesuatu tidak boleh melanggar aturan,” katanya.

Ia menuturkan, keberadaan peternakan tersebut telah berdampingan selama sekitar 15 tahun dengan lingkungan sekitar, termasuk dengan fasilitas PDAM Tirta Kerta Raharja, tanpa adanya persoalan berarti.

Di akhir keterangannya, Asep berharap media dapat mengedepankan etika jurnalistik dengan melakukan survei dan verifikasi sebelum menerbitkan pemberitaan.

“Media harus objektif dan profesional. Jangan sampai pemberitaan didasari kepentingan tertentu atau menjadi ajang pembunuhan karakter,” tandasnya.(GOR)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Job Fair Kota Tangerang Edisi Juni Siap Digelar Tersedia 1.364 Loker, Berikut Waktu dan Lokasi Pelaksanaannya

Kota Tangerang

Nobar Timnas Dipenuhi Ribuan Penonton, Sachrudin Bagikan Bola dan Borong pedagang makanan sekitar rumah

Infografis

Pelayanan Publik di Kota Tangerang Tertinggi se-Tangerang Raya

Kota Tangerang

Terminal Poris Plawad Kota Tangerang Catat Lonjakan Penumpang Selama Arus Balik Lebaran 2025

Kota Tangerang

Wakil Ketua DPRD Apresiasi Langkah Maryono Atas Pembubaran Kobam

banten

Ketua DPRD Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Sinergi Pembangunan di Kota Tangerang Siap Berjalan

banten

Ketua DPRD Dukung Peremajaan Armada Angkut Sampah Guna Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Persampahan

Kota Tangerang

Jalin Kerja Sama, Super Apps Tangerang LIVE Siap Direplikasi di Kabupaten Serang