Home / Kota Tangerang

Selasa, 9 September 2025 - 16:41 WIB

Pola Pembangunan Sentralisasi Dinilai Timbulkan Beban Besar, Arief: Harus Ada Perubahan SOTK

Kota Tangerang, narasibanten.com – Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo menilai pola Pembangunan sentralisasi dapat menimbulkan beban besar baik pada sektor pendidikan maupun kesehatan.

Menurutnya, Dinas Pendidikan seharusnya dapat diberi kewenangan penuh untuk membangun dan memperbaiki sarana prasarana sekolah sesuai kebutuhan teknis di lapangan.

“Pembangunan gedung perlu adanya evaluasi, Misalnya, membangun rumah sakit tentu berbeda dengan membangun hotel atau rumah biasa, karena ada spesifikasi teknis yang harus dipenuhi. Begitu juga dengan sekolah. Karena itu, kami mendorong agar ada perubahan struktur organisasi (SOTK) sehingga pembangunan tidak lagi tersentralisasi,” ujarnya, Senin (7/9/2025).

Baca Juga  Management Tangcity Klaim Wanita Lompat Dari Lantai 4 Tidak Benar, Tapi Dari P3

Dirinya menjelaskan, dalam pembahasan bersama eksekutif, Dinas Pendidikan sudah menyatakan kesiapan untuk membentuk bidang baru yang fokus pada sarana dan prasarana, dan bidang tersebut nantinya akan menangani pembangunan maupun pemeliharaan sekolah.

“Kalau dimasukkan ke bidang eksisting, khawatir tidak fokus. Dengan adanya bidang baru, konsentrasi akan lebih jelas. Misalnya ada sekolah rusak, ya Dinas Pendidikan yang bertanggung jawab penuh,” jelasnya.

Arief juga menekankan, bahwa pentingnya menempatkan personel harus memiliki kompetensi teknis, minimal memahami bidang teknik sipil. Hal tersebut, untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan.

Baca Juga  Tiga Strategi Penanganan Angka Kemiskinan di Kota Tangerang Tahun 2024

“Saya pernah jadi manajer proyek. Seringkali kalau user dan pelaksana proyek tidak sinkron, output bermasalah. Dengan perubahan SOTK ini, diharapkan GAP itu bisa dikurangi,” tegasnya.

Dirinya berharap, dengan adanya langkah tersebut dapat mempercepat perbaikan sarana pendidikan yang sudah lama terbengkalai.

“Ada sekolah yang dibangun sejak puluhan tahun lalu, kondisinya mendesak untuk diperbaiki. Dengan desentralisasi, kebutuhan seperti ini bisa segera direspons.” Pungkasnya.(GOR)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

PMI Kota Tangerang Bagikan Masker di Lokasi Kebocoran Gas Pabrik Es

banten

Ketua DPRD Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Sinergi Pembangunan di Kota Tangerang Siap Berjalan

Kota Tangerang

Jelang Ramadhan 2024, DKP Kota Tangerang Sidak Pengawasan Kemanan Pangan di Pasar Poris Indah

Kota Tangerang

DPP Golkar Tetapkan Sachrudin Calon Wali Kota Tangerang di Pilkada 2024

Kota Tangerang

Ribuan pemancing Desak desakan Cari tempat, Bareng Sachrudin-Maryono

Kota Tangerang

Dinas Sosial Kota Tangerang Pastikan Perlindungan Maksimal untuk Korban Pelecehan Anak di Panti Asuhan

Ekonomi

Dua Hari Berlangsung, Job Fair Offline Dimanfaatkan 1.059 Pencari Kerja Luar Kota Tangerang

Kota Tangerang

Komisi IV DPRD Kota Tangerang Sebut PSN Pasar Anyar Molor