Home / Kota Tangerang

Kamis, 13 Februari 2025 - 14:11 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Minta Pembangunan Non Fisik juga Harus Diprioritaskan

Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang sedang fokus melakukan pembangunan fisik pada tahun anggaran (TA) 2024, dan kini tengah gencar meresmikannya pada awal 2025 dalam program safari pembangunan.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Andri S Permana mengatakan, jika sebuah kota masih melakukan pembangunan fisik, maka peradaban masyarakat masih tertinggal.

Baca Juga  Halalbihalal PGRI Kota Tangerang, 15 Ribu Guru Siap Sukseskan Inovasi Pendidikan

“Akhirnya mindset rakyat bahwa pembangunan orientasinya fisik dan tidak akan bisa dihilangkan,” ujarnya, Rabu (5/2/2025).

Menurut legislator dari PDI Perjuangan ini, pembangunan non fisik juga perlu menjadi prioritas.

“Problemnya keberhasilan sebuah kota adalah saat mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pembangunan yang sifatnya non fisik,” jelasnya.

Baca Juga  DPRD Kota Tangerang Sahkan LPJ APBD Tahun 2024 dan Cabut Dua Perda

Andri menambahkan, pembangunan non fisik menjadi stimulus untuk meningkatkan kehidupan masyarakat.

“Ini yang tidak terefleksi dari pembangunan, dan akan menjadi warisan budaya yang tidak sehat,” imbuh Andri. (Gor)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Ketua DPRD Kota Tangerang Apresiasi Korem 052/Wijayakrama Dalam Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Kota Tangerang

Inspektorat bersama KPK Berikan Pendampingan Pelaporan LHKPN bagi ASN Pemkot Tangerang

Kota Tangerang

Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir

Kota Tangerang

Dishub Kota Tangerang Giatkan Operasi Penertiban Parkir Liar di Taman Potret dan Pasar Babakan

Ekonomi

Jamu Namira Shop 07, Minuman Herbal UMKM Kota Tangerang yang Banyak Khasiatnya

Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Bagikan Paket Sembako dalam Tangerang Bersedekah

Kota Tangerang

Hari Kedua Posko Mudik Gratis, Dishub Kota Tangerang Validasi 593 Data Pemudik

Ekonomi

Warga Apresiasi Pemkot Tangerang Jalankan Relokasi Pedagang Pasar Anyar dengan Persuasif