Home / Kota Tangerang

Kamis, 24 April 2025 - 17:45 WIB

Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Tangerang Layani Kasus Penderita TBC Resistensi Obat di 13 Puskesmas

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan terus memaksimalkan penanganan kasus tuberkulosis (TBC). Salah satunya, dengan meningkatkan pelayanan untuk menangani penderita TBC yang memiliki resistensi obat.

Jika seseorang dinyatakan positif TBC, maka ia harus melakukan pengobatan selama paling cepat enam bulan tanpa putus. Lalu, apabila pengobatan tidak tuntas atau penderita TBC menghentikan pengobatan sebelum waktu yang ditentukan oleh dokter, maka dapat menjadi salah satu penyebab seorang pasien TBC menjadi resisten obat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengungkapkan, pelayanan inisiasi pengobatan bagi pasien TBC yang resisten obat telah tersedia di 13 puskesmas di Kota Tangerang. Pada awal pengobatan, dilakukan juga pemeriksaan laboratorium SGOT (Serum Glutamic-Oxaloacetic Transaminase) dan SGPT (Serum Glutamic-Pyruvic Transaminase).

Baca Juga  Segel Dicopot, Komisi I Minta Satpol PP Laporkan Pihak The Nice Garden ke Polisi

“Lalu, kami juga melakukan tracing pada kontak erat yang ada di rumah dan lingkungan sekitar pasien. Jika negatif, maka kami akan berikan obat pencegahan. Untuk pasien yang sudah positif resisten obat TBC, tetap kami kawal bersama para kader di wilayah untuk memastikan mereka tetap mengonsumsi obat hingga tuntas,” ungkapnya, Kamis (24/4/25).

Ia melanjutkan, pengobatan pasien TBC resisten obat lebih lama dari pasien positif TBC pada umumnya. Terdapat dua jenis pengobatan yaitu pengobatan jangka pendek dengan lama sembilan hingga 11 bulan dan pengobatan jangka panjang dengan durasi 18 hingga 24 bulan.

Ia mengimbau bagi seluruh pasien positif TBC untuk menuntaskan pengobatan dengan baik tanpa terlewat. Sehingga, TBC yang diderita dapat sembuh dan tidak terjadi resistensi obat.

Baca Juga  Jelang Iduladha 2024, Pemkot Tangerang Pastikan Hewan Kurban di Sejumlah Lapak dalam Kondisi Sehat

“Bagi masyarakat lainnya, jaga terus Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sehari-hari, dan apabila menemukan gejala TBC segera kunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat. Kami akan terus melakukan pencarian kasus sebanyak-banyaknya untuk menekan kasus TBC di Kota Tangerang,” tutupnya.

Sebagai informasi, berikut adalah Layanan inisiasi pengobatan TBC Resisten Obat yang tersedia di 13 Puskesmas:
•⁠ ⁠Puskesmas Larangan Utara
•⁠ ⁠Puskesmas Karang Tengah
•⁠ ⁠Puskesmas Ciledug
•⁠ ⁠Puskesmas Cipondoh
•⁠ ⁠Puskesmas Tanah Tinggi
•⁠ ⁠Puskesmas Batuceper
•⁠ ⁠Puskesmas Jurumudi Baru
•⁠ ⁠Puskesmas Panunggangan
•⁠ ⁠Puskesmas Kedaung Wetan
•⁠ ⁠Puskesmas Pabuaran Tumpeng
•⁠ ⁠Puskesmas Cibodasari
•⁠ ⁠Puskesmas Periuk Jaya
•⁠ ⁠Puskesmas Manis Jaya

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Waspada Lonjakan Kasus Covid-19, Dinkes Kota Tangerang Ajak Warga Cegah dengan Cara Ini

Kota Tangerang

Tagihan Air Besar atau Meteran Bocor? Ke Gerai Perumda Tirta Benteng MPP Kota Tangerang Saja

banten

Taman Baca Yahya Badut Syariah Kota Tangerang Lakukan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Kota Tangerang

KNPI Kota Tangerang Didorong Jadi Lokomotif Gerakan Kepemudaan Yang Relevan, Solutif dan Berdampak Nyata

Kota Tangerang

H-6 Penutupan Seleksi PPPK 2024 di Lingkup Pemkot Tangerang, Berikut Jadwal Pelaksanaannya!

Kota Tangerang

Terminal Poris Plawad Kota Tangerang Catat Lonjakan Penumpang Selama Arus Balik Lebaran 2025

Kota Tangerang

Tingkatkan Mitigasi Bencana, BPBD Kota Tangerang Pastikan Semua Tanggul dalam Kondisi Aman

Kota Tangerang

Ketua Komisi II Dukung Jamaluddin Jadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.